Festival Lomba Olimpiade dan Kreativitas Siswa (FLOKS) SILN Arab Saudi Tahun 2019

Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh menyelenggarakan pekan Festival Lomba Olimpiade dan Kreativitas Siswa (FLOKS) SILN Se Arab Saudi. Tahun 2019 ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan FLOKS yang telah diinisiasi sejak tahun 2017. Tema kegiatan FLOKS Tahun ini adalah “Gali Potensi, Raih Prestasi”.

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang untuk memfasilitasi dan memberikan motivasi, minat, prestasi, sportivitas serta daya kreatifitas siswa Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) khususnya yang berada di wilayah akreditasi Kerajaan Arab Saudi.

Kegiatan FLOKS bertujuan menjadi salah satu pola pembinaan pendidikan di bidang matematika, sains, kajian sosial, seni, literasi pengetahuan dan teknologi, seni, serta kreativitas siswa.

Hal itu dimaksudkan agar para peserta didik, guru, pengelola, dan pembina pendidikan termotivasi untuk berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan sportivitas guna mencapai prestasi terbaik, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan siswa SILN di Arab Saudi.

Selain itu, Festival Lomba Olimpiade dan Kreativitas Siswa (FLOKS) menjadi ajang pembentukan karakter peserta didik agar mempunyai daya cipta, kelembutan hati serta kecintaan seni dan budaya bangsa serta memungkinkan berkembangnya kemampuan peserta didik untuk mengembangkan daya nalar, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis sesuai dengan tingkat perkembangannya. Dengan demikian maka lulusan dari SILN di Arab Saudi diharapkan dapat memiliki keseimbangan antara sikap, pengetahuan dan keterampilan hidup abad 21.

Kegiatan FLOKS SILN Se-Arab Saudi ini diikuti oleh 180 peserta dari jenjang Pendidikan SD, SMP dan SMA, dan 24 guru pendamping yang berasal dari tiga sekolah yaitu Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM) serta satu kelompok belajar dari PKBM Madinah. Jumlah keseluruhan siswa SILN di Arab Saudi kurang lebih sebanyak 1.800 siswa.

Kegiatan Festival Lomba Olimpiade dan Kreativitas Siswa SILN Arab Saudi Tahun 2019 dilaksanakan selama tiga hari yaitu dari hari Rabu sampai dengan Jum’at 16-18 Oktober 2019. Jenis perlombaan yang dipertandingkan pada kegiatan tersebut terdiri atas 17 cabang lomba, yaitu: Olimpiade Matematika, Olimpiade IPA, Olimpiade Biologi, Olimpiade Fisika, Olimpiade Kimia, Olimpiade IPS, Tari Kreasi Tradisi Inovatif, Menyanyi Solo, Tahfidz Al-Quran, Pidato (Bahasa Indonesia, dan Bahasa Arab), Baca Puisi, Story Telling, Debat Bahasa Inggris, Desain Poster, Film Dokumenter, Futsal, dan Tenis Meja.

Acara pembukaan FLOKS SILN Se-Arab Saudi dilaksanakan pada hari Rabu, 16 Oktober 2019 di gedung Kingdom Hall for Celebration Ar Rehab yang berjarak sekitar 700 meter dari Sekolah Indonesia Jeddah.

Ketua Pelaksana Kegiatan FLOKS, Abdulloh Syifa, M.Ed yang sekaligus sebagai Kepala Sekolah Indonesia Riyadh dalam sambutannya menyampaikan pentingnya berkompetisi dengan tetap mengedepankan integritas serta menjadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk bersilaturahmi antar sesama siswa maupun guru dan tenaga kependidikan di Arab Saudi.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh, Achmad Ubaedillah,M.A., Ph.D berharap agar kegiatan FLOKS ini dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang karena melalui ajang FLOKS ini banyak bibit-bibit unggul yang membanggakan. Bahkan banyak siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia salah satunya karena memiliki prestasi di ajang FLOKS ini.

Atdikbud juga menegaskan bahwa di ajang FLOKS ini tidak hanya kecerdasan materi saja yang dilombakan akan tetapi lomba seni juga menjadi cabang yang penting, debat, desain poster, film dokumenter dan sebagainya adalah hal yang tidak kalah pentingnya dalam proses belajar mengajar.

Atdikbud berharap kegiatan FLOKS semakin tahun semakin berkualitas serta menjadi ajang untuk menggali potensi diri sekaligus juga untuk belajar bertanding secara sportif. FLOKS penting, tapi yang lebih penting menjaga integritas pelaksanaan FLOKS agar berjalan fairplay tandasnya.

Kegiatan FLOKS SILN Arab Saudi tahun 2019 ini dibuka secara resmi oleh Acting Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Safaat Ghofur. Pada kesempatan tersebut Acting Konjen menyampaikan bahwa pelaksanaan FLOKS ini mendukung program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul dan tangguh.

Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa SDM yang unggul dan Tangguh minimal memiliki tiga karakter yaitu: siswa memiliki karakter yang terpuji, memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai indikator kemajuan bangsa, dan daya kreativitas yang tinggi. Melalui kegiatan FLOKS ini diharapkan lahir para pemikir-pemikir yang kreatif serta membawa kemaslahatan untuk orang lain, bangsa dan negara.

Acara pembukaan FLOKS berlangsung meriah, diawali dengan defile masing-masing kontingen. Setiap kontingen menampilkan yel-yel dan atraksi yang menunjukkan semangat untuk berkompetisi. Persembahan tari merak dan pencak silat oleh siswa Sekolah Indonesia Jeddah juga sangat memukau sekaligus menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia di luar negeri tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dan budaya luhur bangsa Indonesia.

Sementara itu, guru Sekolah Indonesia Makkah, Ivan Chadavi yang berkolaborasi dengan siswanya menampilkan lagu karyanya “Raih Prestasimu” berhasil membius peserta FLOKS dari semua kontingen ikut berdendang dan menyanyikan lagu tersebut bersama-sama.

Perlombaan FLOKS dilaksanakan pada hari Kamis, 17 Oktober 2019 di dua venue yaitu di gedung Sekolah Indonesia Jeddah dan gedung Balai Nusantara KJRI Jeddah. Perlombaan FLOKS tahun ini memperebutkan 31 medali emas, 31 medali perak, dan 31 medali perunggu serta piala bergilir bagi juara umum dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Riyadh.

Juri, dan wasit pertandingan berasal dari local staff, Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Jeddah, dan expatriat Indonesia di Jeddah yang expert di cabang perlombaan yang dipertandingkan.

Sedangkan korektor olimpiade Matematika, IPA, IPS, Biologi, Fisika, dan Kimia dibantu oleh empat orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang magang di Atdikbud KBRI Riyadh. Perlombaan FLOKS dimulai pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 21.30 WAS (Waktu Arab Saudi). Debat Bahasa inggris dan Futsal merupakan cabang perlombaan dan pertandingan yang menyita waktu cukup lama sekitar lima jam.

Penutupan kegiatan FLOKS SILN Arab Saudi dilaksanakan di Gedung Balai Nusantara KJRI Jeddah pada hari Jum’at, 18 Oktober 2019. Acara ini diawali dengan defile masing-masing cabang lomba dilanjutkan pemutaran film dokumenter karya peserta dari Sekolah Indonesia Riyadh, Sekolah Indonesia Jeddah dan Sekolah Indonesia Makkah yang juga menjadi salah satu cabang yang bergengsi pada kegiatan FLOKS ini.

Pada acara penutupan juga ditampilkan kembali tari kreasi, story telling dan menyanyi solo. Dari penampilan tersebut terlihat bakat-bakat istimewa yang dimiliki siswa SILN dalam bidang literasi digital, dan juga seni. Abdulloh Syifa, M.Ed selaku ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana yang bekerja keras tanpa mengenal lelah demi suksesnya kegiatan.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa dalam perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah, untuk yang kalah jangan larut dalam kesedihan dan harus segera bangkit, yang menang jangan euforia berlebihan justru itu menjadi tantangan ke depan. Medali yang diperoleh hanya simbolis saja karena kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika yang kalah tidak berputus asa dan segera bangkit.

Terlihat dalam pertandingan tenis meja dan futsal di mana yang kalah menyalami yang menang, setelah bertanding mereka bersanding dan bersahabat. Hal itu menunjukkan karakter yang luar biasa yang harus terus dibina dan dipertahankan sebagai modal hidup bagi meraka di masa depan.

Sementara itu Atdikbud KBRI Riyadh, Achmad Ubaedillah,M.A., Ph.D dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada KJRI Jeddah karena telah memfasilitasi kegiatan ini baik untuk transportasi lokal kontingen dan venue lomba di Gedung Balai Nusantara KJRI Jeddah.

Atdikbud juga menyampaikan terimakasih yang tak terhingga kepada semua panitia karena telah menjadi tim yang sangat solid, luar biasa, dan angkat topi setinggi-tingginya atas kerja keras serta dedikasi dari panitia. Semangat panitia, guru pembimbing dan peserta bisa menjadikan FLOKS ini berjalan baik dan lancar. Sesuai tema FLOKS raih prestasi dan gali potensi peserta FLOKS sungguh luar biasa.

Penyelenggaraan FLOKS ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk semua WNI dimanapun berada. Meskipun jauh dari tanah air namun kesempatan untuk berprestasi tetap diberikan ruang dan difasilitasi. Atdikbud berharap tahun depan pemerintah masih memberikan anggaran untuk kegiatan ini karena FLOKS merupakan salah satu kebanggaan Sekolah Indonesia Luar Negeri.

Atdikbud kembali mengingatkan bahwa FLOKS penting namun yang lebih penting dan paling utama adalah bagaimana menjaga sportivitas, dan persabahatan. Pasti yang menang suka cita dan yang kalah bersedih itu biasa dalam pertandingan tapi jangan larut dalam kesenangan dan jangan larut dalam kesedihan imbuhnya.

Bagi yang belum menang jangan berkecil hati, keberanian serta perjuangan mengikuti perlombaan sesungguhnya adalah kemenangan. Banyak orang yang memiliki potensi tapi tidak memiliki percaya diri dan malu maka potensinya terpendam oleh rasa malunya dan ketidakberaniannya berkompetisi. Atdikbud juga menyampaikan apresiasi kepada semua peserta yang hadir dan berpartisipasi meramaikan serta memeriahkan FLOKS 2019 ini.

Atdikbud berpesan pula bahwa pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan FLOKS merupakan bekal masa depan bagi bangsa Indonesia yang sangat dibutuhkan. Generasi yang pandai berkomunikasi, generasi yang siap berkolaborasi, dan yang lebih penting lagi adalah generasi yang penuh dengan sikap tasamuk (toleransi), dan siap hidup berdampingan secara damai.

Setelah bertanding kemudian bersanding, kalah dalam bertanding hal biasa, yang kalah harus legawa dan yang menang tidak jumawa tapi saling menghargai serta menjaga silaturahmi. Atdikbud mengatakan bahwa dirinya merinding saat mendengar lagu padamu negeri karena rasa syukur bahwa kita masih memiliki negeri tercinta yang aman dan damai.

Negeri kita merupakan tempat nantinya berkiprah, lahan untuk beribadah, dan lahan untuk mengabdi karena saat ini banyak negeri yang dulunya makmur sekarang hancur berantakan hanya karena permasalahan yang sebenarnya sepele tapi karena rasa ego yang tinggi dapat menjadi konflik yang berkepanjangan.

Oleh karena itu kita harus mempertahankan persatuan, persahabatan di tengah kebhinekaan sebagai suatu kebanggaan dan di kegiatan FLOKS ini sudah ditanamkan sikap saling menghargai serta kecintaan pada tanah air.

FLOKS SILN Arab Saudi 2019 ditutup secara resmi oleh Pelaksana Fungsi Pensosbud II KJRI Jeddah, Tubagus Nafia. FLOKS tahun ini menurut Pensosbud berlangsung meriah dan sangat sukses.

Pensosbud pada sambutan penutupan menyampaikan beberapa catatan terkait FLOKS yang pertama: FLOKS merupakan kegiatan yang sangat positif karena prestasi di kegiatan FLOKS ini dapat menjadi tambahan poin tersendiri ketika melanjutkan perguruan tinggi negeri di Indonesia. Kedua kegiatan ini agar terus dilanjutkan dan KJRI Jeddah senang dapat memfasilitasi tempat untuk berlangsungnya kegiatan FLOKS.

Pengumuman pemenang FLOKS merupakan saat yang sangat ditunggu-tunggu oleh para peserta. Satu persatu cabang lomba diumumkan mulai dari olimpiade, tari kreasi tradisi inovatif, desain poster, film dokumenter hingga futsal. Hadiah dan medali kepada para pemenang diserahkan langsung oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Riyadh, Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Jeddah, dan Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan.

Suara tepuk tangan bergemuruh saat para pemenang dipanggil naik ke atas panggung. Juara umum FLOKS SILN se-Arab Saudi tahun 2019 diraih oleh kontingen Sekolah Indonesia Riyadh yang berhasil mengoleksi 14 medali emas, 11 medali perak dan 9 medali perunggu. Tepat pukul 11.30 WAS, acara penutupan dan pengumuman pemenang FLOKS di tutup oleh pembawa acara kolaborasi guru dan Siswa Sekolah Indonesia Jeddah. Panitia, peserta, dan guru pendamping saling bersalaman sebagai tanda persahabatan.

MUHAMAD NGAFIFI, M.Pd.

Guru Sekolah Indonesia Riyadh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *