Atdikbud berdiskusi dan menandatangani MoU dengan UNIDA Gontor

Atdikbudriyadh, Riyadh – Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh mengadakan pertemuan dalam rangka penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan diskusi dengan Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Rabu (30/3). Acara disampaikan melalui zoom meeting yang dihadiri oleh Atdikbud KBRI Riyadh, Badrus Sholeh, M.A., P.hD, Rektor Universitas Darussalam Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasy, M.A.Ed., M.Phil, Pembantu Rektor III Dr. Khairul Umam, dan seluruh dekan fakultas di Universitas Darussalam Gontor. 

Acara diawali dengan sambutan dari Rektor Universitas Darussalam Gontor oleh KH. Hamid Fahmy Zarkasyi. Beliau menyampaikan rasa syukur dan senang atas kerja sama dengan Atdikbud KBRI Riyadh untuk berbagai tujuan, salah satunya dapat mempermudah prosedur dan akses kerja sama dengan universitas atau institusi di Arab Saudi. Beliau juga berharap UNIDA Gontor dapat berkembang di berbagai negara dan bidang. “Zaman semakin maju. Semoga kerja sama ini dapat berlanjut ke tahap selanjutnya,” terangnya.

Berikutnya sambutan dari Atdikbud KBRI di Riyadh, Badrus Sholeh, yang mengucapkan terima kasih karena telah dapat bertemu dan berdiskusi dengan pihak UNIDA Gontor walaupun baru melalui media online dan berharap pertemuan ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Beliau menjelaskan apa itu Atdikbud dan memaparkan usulan bentuk kerja sama seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat antara dua institusi.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman dilanjutkan dengan pembahasan pelaksanaan kerja sama. Ada beberapa poin: (1) Program studi di KSA sangat maju (2) Di KSA terdapat 42 perguruan tinggi yang semuanya masuk dalam peringkat terbaik di dunia (3) Terdapat 20 dosen dari Indonesia yang mengajar di Universitas KSA (4) Lebih dari 400 beasiswa sarjana, master dan doktor untuk orang Indonesia. (5) Akan diadakan PKL mahasiswa bertaraf internasional (6) Atdikbud akan menjembatani kegiatan yang dilakukan oleh UNIDA Gontor dengan perguruan tinggi di Arab Saudi (7) Untuk kerja sama ekonomi, UNIDA dapat berdiskusi dengan Islamic Development Bank (8) Untuk kegiatan PKL bisa menggunakan Visa Ziarah (9) Pembiayaan mahasiswa yang mengunjungi Arab Saudi dalam mengadakan kegiatan dibebankan atas biaya pribadi (10) Pemerintah Arab Saudi telah membebaskan persyaratan bagi perempuan yang menuntut ilmu untuk tidak didampingi mahram (10) Berharap kerja sama dapat meningkatkan kegiatan yang bisa dilakukan dengan berbagai perguruan tinggi.



Referensi: https://io.unida.gontor.ac.id/mou-signing-and-discussion-with-the-educational-and-cultural-attache-of-the-indonesia-embassy-in-riyadh-saudi-arabia/

Silakan bagikan ke:

Leave a Reply